Teruntuk, kamu yang merasa.
Hai?
Hallo?Atau bagaimana?
Aku sudah lupa cara membuka percakapan
Tak bertemu
Tak bertegur sapaTak saling memandang
Atau, tak melempar senyum satu sama lain
Dengamu, lagi
Rasanya sudah seperti bertahun-tahun
Padahal hanya beberapa minggu saja, ya?
Kalau boleh jujur
Aku rinduTeramat sangat, ku pikir?
Atau mungkin, rinduku sudah tidak bisa digambarkan lagi?
Maaf
Aku terlalu rindu kamuAku tidak tahu
Bagaimana cara menahan rindu ini
Melihatmu
Ingin sekali rasanya untuk memanggilmuHanya sekedar untuk berbasa-basi
Aku rindu suaramu, kamu tahu?
Ah tidak
Tidak mungkin kamu tahuMana mungkin kamu berpikir tentangku
Hal itu adalah salah satu hal ter-tidak mungkin,
Di dunia ini
Sudahlah
Harapan tak berputusku akhirnya menyerah juga kepadamuHarapanku sudah lelah menunggu
Asal kamu tahu
Kamu, yang membuatnya lelah
Kamu, yang membuatnya menyerah
Padahal inginku
Terus berharap padamu
Sudah ya?
Kamu sudah tahu kalau aku rindu padamu
Maaf, lagi
Aku sedikit emosional di siniJangan dibaca
Kalau nantinya kamu menjadi tidak enak sendiri
Tidak apa-apa
Aku selalu baik-baik saja
Sampai jumpa
Kamu.
–Dariku, yang dulu selalu mengharapkanmu.

0 komentar:
Posting Komentar